GOLD REFINING ( PEMURNIAN EMAS )
Refining, yaitu melakukan pengolahan
logam kotor melalui proses kimia agar diperoleh tingkat
kemurnian tinggi dengan tahapan sebagai berikut :
1. SIZE REDUCTION
(pengecilan ukuran) yaitu mereduksi dore bullion (Au-Ag alloy) yang
masih berukuran besar menjadi butiran-butiran kecil, sebelum diproses ke tahap
parting. Idealnya besaran butiran sekitar diameter 2-3 mm dengan kadar emas
25% atau kurang. Bila perlu dilakukan Quartering, yaitu
menurunkan kadar emas
dengan penambahan yang tepat dari tembaga atau perak agar tercapai kadar emas
25%.

Proses ini dilakukan berdasarkan proses perlakuan kimia untuk bahan fase padat
yang umumnya sangat dipengaruhi oleh luas permukaan dari bahan padat tersebut.
Semakin luas permukaannya, maka perlakuan kimia akan semakin baik. Dimana luas
permukaan dari suatu bahan padat berhubungan erat dengan ukuran dari bahan
tersebut, artinya semakin kecil ukuran dari bahan padat, maka permukaannya akan
semakin luas.
2. PARTING , yaitu proses untuk
memisahkan emas dengan perak dan logam dasar dari dore bullion (Au-Ag alloy)
dengan larutan asam nitrat (HNO3). Dipasaran kita dapat temukan asam
nitrat kadar 68%.

Hasil setelah perebusan terakhir, endapan yang ada sudah halus dan berwarna
coklat seperti bubuk kopi. Endapan ini merupakan bullion emas
(High Au Bullion) dengan kadar emas mencapai 98%, untuk hasil lebih
baik dapat diproses dengan aqua regia agar dapat diperoleh kadar hingga 99.6%.

Sedangkan air hasil bilasan yang ditampung diember dilanjutkan pada
proses hydrometalurgi untuk diambil peraknya.
3.
MELTING.
Untuk mendapatkan logam emas, endapan bullion emas (High Au
Bullion) selanjutnya dilebur dengan penambahan borax - Sodium
Borate (Na2B4O7.
10H2O).. Basahi permukaan
material yang akan dilebur dengan menggunakan spryaer terlebih
dahulu agar tidak beterbangan saat terkena hembusan dari blander
nantinya. Sedangkan fungsi borax dalam proses smelting yaitu
mengikat kotoran penggangu selain logam (slag / terak). Sehingga
ketika emas mencair akan berada di bawah sedangkan bagian
atas disebut slag / terak.

Setelah bullion dilebur akan tampak menggumpal seperti gumpalan di dasar kowi.
Biarkan dingin dahulu beberapa detik hingga membeku sebelum dicongkel.

Atau bila ingin mencetak, setelah emas mencair, lalu pisahkan slag / terak
terlebih dahulu baru kemudian tuang dalam cetakan dan tunggu hingga dingin
menjadi logam batangan yang siap ditimbang.
|
|

Bila menginginkan emas berwarna kuning mengkilat, caranya : dimasak dalam panci
yang dipanaskan hingga dua kali proses pemasakan dengan larutan yang terdiri
dari :
Sendawa / Salpeter disebut juga niter,
ada tiga mineral yang mendukung nama ini, salpeter biasanya adalah
kalium nitrat (KNO3), salpeter
Norwegia / salpeter kapur / kalsium nitrat [Ca(NO3)2],
salpeter natrium / natrium nitrat (NaNO3).
Recent Search Terms :
PROSPECTORunited.com,
Negri Penambang, pertambangan emas, tambang emas
rakyat,
gold rush, pemburu emas, penambang emas, informasi teknologi
tambang, pengolahan mineral,
teknologi pengolahan emas, teknologi tambang emas,
proses mengolah emas dan perak.
Popular Search Terms :
pengolahan mineral, BUKU PERTAMBANGAN, tehnologi tambang,
TAMBANG EMAS, lokasi tambang emas, pemburu emas, Carbon In Pulp, GOLD
MINNING, GOLD REFINNING, tehnologi pertambangan, mengolah perak, jual beli
emas, mendulang emas, metode CIP,
Random Search Terms :
|