HOME  SERVICES  KATALOG  DOWNLOADS  SUPPORT

    


Translate / Pilih Bahasa :
         


 
 
 

ARTIKEL :



 

 

 

 

 

PRETHREATMENT PENGOLAHAN EMAS
Dengan METODE SIANIDASI

 

Di dalam bijih emas biasanya terdapat berbagai mineral sulfida reaktif seperti pyrite, arsenopyrite, chalcopyrite, marcasite, pyrrhotite, realgar, dan chalcocite. Mineral-mineral logam ini umumnya akan ikut terlarut ke dalam larutan sianida, sedang mineral pengotor kuarsa tidak larut ke dalam larutan sianida.

Cu2S + 6CN-  → 2[Cu(CN)3]2- + S2-

Zn2S +  4CN-  → 2[Zn(CN)4]2- + S2-

FeS + 6CN- + 2O2  → [Fe(CN)6]4- + [SO4]2-

Reaksi pasifasi akibat adanya Ion sulfida yang terbentuk akan bereaksi dengan oksigen membentuk thiosianat yang mengambat kelarutan emas :

S2- + CN- + 0,5 O2 + H2O → CNS- + 2OH-

Juga akan teroksidasi menjadi thiosulphate :

S2-+ 2O2 + H2O  → [S2O3]-+ 2OH-

Reaksi-reaksi di atas menunjukkan bahwa kehadiran mineral pengotor sulfida dapat membentuk film tipis pada permukaan emas pada saat proses sianidasi yang disebut sebagai pasifasi, sehingga dapat menghalangi reaksi pembenbentukan ion kompleks antara sianida dan emas [Au(CN)2-].

Namun demikian, efek ini dapat dihilangkan atau diminimalkan dengan cara preareation intensif dan menambahkan promotor seperti garam Pb misalnya Lead Nitrate [Pb(NO3)2] sebelum proses sianidasi.

Preareation terlebih dahulu dilakukan sebelum proses sianidasi. Fungsinya untuk mengoksidasi sejumlah sulfida yang ada di dalam lumpur menjadi tiosulfat yang kemudian menjadi sulfat. Oksidasi sulfida ditunjukkan pada reaksi dibawah :

S2- + O2  → SO42-

Pengoksidasi mineral batuan yang sangat efektif dan kuat lainnya adalah menggunakan anion NO3- Namun bila menggunakan Acid  Nitric (HNO3) tentulah membutuhkan penanganan yang lebih kompleks karena dalam proses sianida membutuhkan pH yang tinggi untuk mencegah timbulnya gas HCN. Untuk mendapatkan ion NO3- yang netral digunakan Lead Nitrat [Pb (NO3)2]   sebagai promotor di dalam pulp. Garam timbal ini akan terurai dalam air menjadi kation Pb2+ dan anion NO3 yang akan mengendapkan ion sulfida dalam bentuk Pb sulfida yang tidak larut dalam air  (Paul, 1984).

lead nitrate

Lead Nitrate [Pb (NO3)2] sebagai promotor  akan membentuk lapisan hydroxide pasif [Pb(OH)2] mencegah terlarutnya sulfida (S-2) dari PbS dalam proses sianidasi, sehingga menjaga permukaan emas bersih. Efek tersebut dapat terjadi dalam pengolahan bijih sulfida yang mengandung pyrite dan sedikit pyrrhotite dan chalcopyrite (Filmer, 1982).

Penggunaan Lead Nitrate juga dapat meningkatkan kecepatan leaching, karena terjadinya reaksi electrochemical yang menghasilkan formasi AuPb2, AuPb3, atau sel galvanik lokal antara timah pada permukaan emas (semi electrolisis).

Kebutuhan Lead Nitrate (PbNO3)2  sebagai promotor sebanyak sebanyak 0,01% s/d  0,03% untuk jenis batuan oksida   dan 0,05% s/d  0,08%  untuk jenis batuan sulfida.  Proses penambahan [Pb (NO3)2] dapat dilakukan di awal maupun bersamaan dengan proses sianidasi. Namun untuk mendapatkan efek yang optimal sebaiknya penambahan Lead Nitrate dilakukan minimal 2 s/d 4  jam sebelum proses sianidasi dengan kondisi tingkat keasaman pada pH 8 dan meningkatkan konsentrasi DO antara 12 s/d 16 ppm dengan menambahkan oxidizing agents seperti Hydrogen Peroxide/Hidrogen peroksida (H2O2).

Hydrogen Peroksida

Selain Lead Nitrate, garam logam yang dapat digunakan sebagai promotor  adalah Bismuth Nitrate [Bi(NO3)3], Thallium Nitrate (TlNO3), Mercury Sulphfate (HgSO4), dan Silver Nitrate (AgNO3). Alternatif lainnya dapat menggunakan Lead Acetate [Pb(C2H3O2)2•3H2O] dan Mercury Acetate.

Cara lain yang dapat diterapkan adalah dengan menambahkan kapur [Ca(OH)2] sebelum proses sianidasi, sehingga mineral sulfida akan terdekomposisi dan akhirnya mengendap sebagai CaSO4  (Sudarsono, 2003), sesuai reaksi :

FeS + 2OH- →  Fe(OH)2 + S2-

2Fe(OH)2 + 0,5 O2 + H2O →  2Fe(OH)3

S2- + 2O2 →  [SO4]2-

[SO4]2- + Ca2+ →  CaSO4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

Selama 150 tahun beroperasinya Tambang Salido tidak banyak yang diketahui orang mengenai tambang itu sampai kemudian Verbeek menerbitkan bukunya, Nota over de verrichtingen der Oost-Indische Compagnie bij de ontginning der goud- en zilveraders te Salida op Sumatras Westkust [Catatan tentang tindakan VOC mulai menggarap sumber emas dan perak di Salido, Sumatra Barat] (1886).

 


 

Recent Search Terms :

PROSPECTORunited.com,  Negri Penambang, pertambangan emas,  tambang emas rakyat, gold rush, pemburu emas, penambang emas, informasi teknologi tambang, pengolahan mineral, teknologi pengolahan emas, teknologi tambang emas, proses mengolah emas dan perak.


Popular Search Terms :

pengolahan mineral, BUKU PERTAMBANGAN, tehnologi tambang, TAMBANG EMAS, lokasi tambang emas, pemburu emas, Carbon In Pulp, GOLD MINNING, GOLD REFINNING, tehnologi pertambangan, mengolah perak, jual beli emas, mendulang emas, metode CIP,


Random Search Terms :